Gt MENSETTING GRAFIK DENGAN KERZENSTÄNDER DAN EMA 5-21 Misalnya jika anda ingin handelspaar EURUSD maka silahkan Einstellung dulu CHART nya: Klik kanan maus und ein pada Grafik di streamster, lalu pilih Instrumentalmusik Apa saja yang ingin und ein lihat grafiknya) Klik kanan lagi pada grafik. Lalu pilih Timescale dan pilih Stündlich untuk menampilkan pergerakan dengan waktu 1 stau (Anda juga bisa pilih yang lain mis 15 minuten dll) Klik kanan lagi pada grafik, Lalu pilih Leuchter, maka akan tampil model grafik berupa kerzenstock. Cara bacanya sbb: Jika Kerzenständer itu berwarna hitam maka artinya tendenz turun harga, jika berwarna putih trend naik harga. Untuk malcalenya sebaiknya lihat yang TÄGLICH terlebih dahulu, Jika täglich menunjukkan trend naik maka cocok untuk bestellen BUY, Jika yang stündlich atau 15 menit menunjukkan turun sebaiknya tunggu sampai menunjukkan tanda naik untuk bestellen BUY. Jika anda melakukan bestellen verkaufen yang melawan Trend täglich biasanya sangat beresiko. Jadi sebaiknya ambil Auftrag yang stündlich15 menitnya sesuai dengan Täglich. Penting: Anda harus pelajari contoh2 kerzenhalter yang bisa menunjukkan trend berikut: gt Contoh Kerzenständer Style untuk trend Bullish atau Naik. KLIK DISINI gt Contoh Kerzenleuchter-Stil Untuk Trend Bearish atau Turun. KLIK DISINI ltgt CARA MENSETTING EMA 5 von 21 GRAFIK Untuk Merperkuat melihat Trend Markt bisam Tambahkan EMA-5, EMA-21 Caranya SBB: Klik kanan pada grafik, lalu pilih Anzeiger dan pilih Verschieben Durchschnitt sehingga muncul Form nya lalu isi seperti di bawah ini : Untuk EMA-5 caranya: pilih di bagian Geben Sie Exponential. Di bagian Laufzeit 5 dan di bagian Strichfarbe pilih warna Hitam. Untuk EMA-21 caranya: pilih di bagian Geben Sie Exponential. Di bagian Periode 21 dan di bagian Linie Farbe pilih warna Biru Jika Garis EMA-5 (hitam) memotong dari atas kebawah EMA 21 (Biru) kerlesticknya berwarna hitam gtmaka trendnya adalah Turundowntrend Jika Garis EMA - 5 (hitam) mulai memotong keatas amp berada di Atas Garis EMA-21 (biru) als er selbst Candlesticknya putih berurutangtgtgt als er selbst Team dieser Episode Trend yang bisa di lihat dengan modellieren EMA ini bisa untuk melihat trend jangka panjang tapi kadang agak terlambat daripada kerzenhalter. Dan kombinasikan dengan Stil Kerzenhalter maka bisa menghasilkan Signal yang lebih baik. Lacht CARA MENSETTING STOHASTIC SLOW 10: 3: 3. Anda juga bisa menambahkan Stohastic langsam untuk melengkapi grafik. Klik kanan di grafik lalu klik Indikatoren dan pilih stohastisch langsam dan buat periodenya 10. 3. 3. Cara melihatnya cukup mudah. Jika garis sthastischen berada di atas sekali als mendekati garis batas lalu mulai ada tanda akan menurun (2 garis mulai memotong) maka menunjukkan kejenuhan dan menandakan akan terjadi penurunan (saatnya bestellen Verkaufen). Jika garis bergi baha baha baha bahaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Setelah unda tahu trend pergerakan harganya maka unda bisa melakukan bestellen sesuai dengan trend tersebut, misalnya jika trend sedang naik maka di rekomendasikan melakukan bestellen Kaufen jika trend turun maka di rekomendasikan bestellen Verkaufen. Ltgt Tambahkan Bollinger Band Klik kanan di grafik, pilih Indikatoren dan Bollinger Band. Maka akan muncul 2 garis di bagan atas dan bawah dari grafik yang gunanya sebagai batas ata atau bawah pergerakan harga saat itu. Jika Markt sedang naik turun (biasanya jika tak ada Nachrichten penting atau Bursa belum buka atau Pergerakan harian sudah matang). Maka biasanya kita bisa manfaatkan bollinger band ini untuk melakukan schaukel handel. Cotoh: untuk stundenweise: jika kerzenhalter menembus garis bollinger atas biasanya akan kembali turun (saatnya verkaufen). Jika Kerzenhalter menembus bollinger bawah biasanya akan kembali naik (Saatnya Buy). Jika Markt mulai bergerak (Biasanya saat öffnen Bursa atau Ada Nachrichten yang berpengaruh). Jika harga dengan cepat menembus titik bollinger bawah dan bollinger band menunjukkan garis yang mulai melebar ke bawah maka unda harus hati2. Jama trendya kuat turun maka saatnya untuk verkaufen. Cara Membaca Grafik Grafik Forex Harga sua pasangan mata uang biasanya ditampilkan dalam tafel berupa angka bidask dan juga dalam bentuk chart atau grafik. Angkanya selalu berubah-ubah setiap detiknya. Misalnya, Harga laufen EURUSD adalah 1.3870, selanjutnya apakah harga ini akan bergerak naik atau turun. Tentu jika hanya melihat pergerakan harga di tabel sulit untuk melihat pola pergerakan harga yang sedang terjadi. Untuk itu angka-angka pada tabel tersebut juga ditampilkan dalam Bentuk-Diagramm sehingga bisa lebih mudah dikenali kecenderungan arah pergerakan harga selanjutnya. Forex Trader Biasanya telah mengembangkan beberapa metode untuk menggambarkan arah pergerakan suatu pasangan mata uang (Paar). Grundlegende Händler biasanya akan membaca berita ekonomi terkini suatu negara dari beberapa sumber untuk mendapatkan informasi tingkat suku bunga suatu negara, pertumbuhan ekonomi, angka pengangguran, inflasi, dan kondisi politik negara bersangkutan yang bisa mempengaruhi tinggi rendahnya liefern dan demand terhadap mata uang. Faktor-faktor Grundlegende ini dinilai mempunyai dampak yang cukup signifikan dalam mempengaruhi pergerakan harga akibat adanya reaksi para Händler terhadap suatu berita atau kondisi ekonomi. Sedangkan technische Trader menggunakan alat-alat pada Diagramm als Indikator untuk mengindentifikasi tren harga dan menentukan Titik penting kapan harus masuk pasar dan kapan harus keluar. Apapun Tip Händler, Kemampuan Membran-Diagramm sangatlah diperlukan. Pandabäume ini Diagramm yang akan ditampilkan diambil dari Tampilanplattform MetaTrader4 (MT4) yang merupakan salah satu Plattformhandel terpopuler. Setelah membuka akun forex. Dan menginstall MT4 di Komputer Anda, Jalankan MT4 maka akan didapatkan tampilan seperti ini: Pada gambar diatas, kolom kiri terdapat tabel harga yang sedang bergerak. Di kolom kanan dengan hintergrund hitam ditampilkan pola data harga dalam bentuk chartgrafik. Nampak harga sedang tren naik. Zeitrahmen (TF) Pergerakan harga pada Diagramm bisa dilihat berdasarkan rentang waktu tertentu, dalam periode menit, Marmelade, harian, mingguan, hingga bulanan. M1 (1 Mnit), M5 (5 Mnit), M15 (15 Menit), M30 (30 Menit), H1 (1 Marmelade), H4 (4 Marmelade), W1 (Mingguan) Bulanisch). Schaubild pada TF yang lebih kecil adalah Detail dari TF yang lebih besar. Schaubild H1 merupakan detail dari chart H4. Empat Kerze di H1 sama dengan satu Kerze di H4. Kerzenständer-Diagramm Pada MT4 terdapat 3 bentuk Diagramm yang bisa dipilih yaitu Balkendiagramm. Leuchter. Dan Liniendiagramm. Bentuk yang paling sering dipakai adalah Leuchter. Lihat gambarnya Disamping. Setiap Kerze menampilkan Harga Pembukaan, Harga Penutupan, Harga Tertinggi, Dan Harga Terendah Pada Satuan Waktu tertentu. Misal untuk TF H1 maka satu kerze mencerminkan harga selama satu stau Jika harga penutupan lebih tinggi daripada harga pembukaan berryi harga naik dan ditampilan dengan kerze berwarna biru. Sebaliknya jika harga penutupan lebih rendah dari pembukan berryi harga turun digambarkan dengan kerze berwana merah. Warna kerze ini bisa diubah sesuai keinginan melalui menueigenschaften di diagramm MT4. Menambahkan Indikator Hanya dengan melihat grafik forex sudah dapat membantu dalam membuat keputusan perdagangan, tapi banyak para trader yang juga menggunakan indikator teknis untuk membantu mereka membuat keputusan perdagangan yang lebih tepat. Alat-alat ini mantu peinjeintieinuf meeindeinufeinde tren harga dan memprediksi pergerakeinn harga di meinls depeinuf. Plattform perdagangan MT4 telah dilengkapi dengan lebih dari dua puluh indikator vorbelasteter populer. Selain itu di MT4 juga bisam menambahkan Indikator-Indikator lainnya. Untuk menambahkan indikator ke grafik, klik pada kolom navigator yang secara vorgabe terletak di bawah tabel harga. Menggambarkan Garis Tren Tren harga terdiri dari tiga: naik (bullish), turun (bearish), atau mendatar (seitlich). Sebuah Tendenzlinie digunakan untuk membantu Händler mengenali arah tren. Untuk menggambarkan tendenzlinie adalah dengan menghubungkan lebih dari dua titik tertinggi atau terendah. Jama harga selanjutnya tidak berhasil menembus Trendlinie maka kemungkinan besar Trend masih berlanjut. Ada kalanya juga harga cenderung datar (flach) hanya memantul naik turun dalam waktu tertentu. Pada kondisi ini biasanya harga sedang melakukan konsolidasi nicht verfügbar selanjutnya melanjutkan tren atau berbalik arah.
Comments
Post a Comment